Kamis, 05 April 2012

THE BILDEBERGERS, DALANG KEKACAUAN DUNIA


Bilderberger adalah nama sebuah hotel di Oosterbeek, Holland. Bilderberger di tetapkan sebagai nama organisasi setelah para anggotanya mengadakan pertemuan perdana di Hotel Bilderberger, tepatnya pada awal tahun 1954. Komplotan ini tidak punya nama dan eksistensi resmi. Mereka beranggotakan politisi elit dunia yang berjumlah 100 orang lebih; terdiri dari para pakar keuangan internasional, bos - bos internasional, para pemimpin politik dan keluarga - keluarga kerajaan eropa, termasuk pangeran charles, ratu Sophia dari spanyol dan ratu Beatrix dari Belanda. Broker politik terkemuka; keluarga Rockefeller AMerika dan ROthschilds Eropa, di kabarkan juga menjadi pilar - pilar komplotan tersebut.

Setiap tahun, anggota komplotan ini bertemu selama empat hari di lokasi rahasia sekitar amerika serikat atau eropa. Pada tahun 2003, pertemuan di selenggarakan antara tanggal 15 dan 18 Mei di istana Trianon yang bersejarah dan mewah di Versailes. Pers di larang meliput, apalagi mempublikasikan pertemuan ini.
Kebijakan ini di ambil atas himbauan "raja - raja" pers yang juga menjadi anggota atau tamu. Setiap tahun, orang penting dari surat kabar The Washington Post menghadiri pertemuan tersebut. Para pemimpin redaksi surat kabar New York Times, Los Angeles Times dan TV Networks sangat maklum" bahwa pertemuan tersebut tidak untuk di publikasikan. Penyiar perancis, Thierry de Segonzac berkata,"Bilderbergers perkasa berkuasa dan tidak mau di ekspos".




Semula, pertemaun - pertemuan itu di pimpin mantan pejabat Nazi; Pangeran Bernhard dari Belanda hingga masa pengunduran dirinya pada tahun 1976 karena terlibat skandal LOCKHEED. Kemudian Lord Carrington memimpin. Dia mantan menteri kabinet pemerintahan kerjaan inggris dan sekertaris jenderal NATO yang menjadi anggota keluarga Rothschilds karena pernikahan.

Reporter Emma Jane Kirby melukiskan Bilderbergers, "merekalah pelobi hebat. Mereka perkasa menentukan kebijakan publik karena memiliki kekuatan politik yang sangat besar pengaruhnya di dua sisi atlantik." Pengaruh mereka sangat kuat. Uni Eropa, perjanjian ROma, mata uang tunggal eropa (EURO), akhir perang dingin, NAFTA (North American Free Trade Agreement), Brady Plan (Presiden Ronald Reagen menyediakan US$ 50 milyar untuk negara - negara dunia ketiga dan komunis) dan di pecatnya Margaret Thacher dari kursi perdana menteri inggris karena menolak di bentuknya Uni Eropa adalah contoh kecil dari sederet kuasa Bilderbergers.

Sebagaimana kelompok - kelompok lain yang menjadi rekannya; Komisi Trilateral (Trilateral Commision) dan Dewan Hubungan Luar Negeri (Council on Foreign Relationships-CFR) Bilderbergers bertujuan membentuk pemerintahan sentral atau satu kendali dunia (WORLD ONE ORDER) Mereka citrakan pemerintahan Nasional suatu negara sebagai sistem pemrintahan basi dan kuno. Era modern, semangat nasionalisme adalah kemunduran.

Neal Wilgus, seorang penulis, menggambarkan mereka sebagai CFR bayangan. Kegiatannya mengekspansi dunia internasional. Merekalah alamat kecamam masyarakat "melek informasi" karena biadab mendalangi tragedi - tragedi besar dunia. Karena mereka menjalankan proyek - proyek internasional demi mengeruk kekayaan dunia dan mengokohkan kekuasaan mereka hingga bangsa - bangsa di negara berkembang menjadi "Bangkai".

Jika mereka mengincar kekuasaan demi terlaksananya rencana, maka mereka segera menciptakan dan menyebar politisi - politisi dan ekonom kawakan. Mereka tak segan menebar suap, korupsi dan pengaruh kepada organisasi - organisasi wadah berhimpunnya beberapa negara. Iming - iming imbalah kepada para pemimpin dunia itu berupa keuntungan besar. Bagaimana mendapatkannya? ide "internasionalisme" harus di terpakan. Caranya : petinggi dunia yang berhimpun itu di iming - imingi banjir dana proyek - proyek di negara - negara mereka. Tapi sebenarnya semua itu jeratan semata. Kekayaan bangsa - bangsa di negara dunia ketiga di keruk habis. Karenanya kekuassan Bilderbergers semakin perkasa.

Misalnya, mereka pernah menjebak uni soviet dengan bantuan finansial. Jumlahnya menggiurkan; milyaran dollar. Kompensasi yang harus di bayar adalah uni sovyet menyerahkan sumber daya mereka dengan harga sangat rendah. Seperti berita yang tersebar di TV dan media cetak; mereka menjerat negara - negara berkembang dengan pinjaman Dana Moneter Internasional (IMF) berbeunga "mencekik". Jebakan ini adalah cara mereka merusak tatanan ekonomi dunia. Tujuan mereka agar negara - negara dunia ketida (negara berkembang) lumpuh dan bergantung total kepada mereka. Setelah mendapakan pinjaman dari IMF, penduduk negara - negara berkembang menjadi hamba sahaya abadi untuk melayani kepentingan mereka.

Setia tahun, anggota inti Bilderbergers "menebar jala" demi melokalisair orang - orang ambisius baru untuk bergabung setlah menghadiri undangan pertemuan. Wajah - wajah baru itu adalah mereka yang di beri jabatan politik strategis "menjanjikan", tapi segera di depak setelah tak lagi di perlukan. Douglas Wilder, saat karir politiknya meroket sebagai gubernur kulit hitam pertama di Amerika Serikat, di undang menghadiri pertemuan in. Tapi pada tahun 1984, saat gagal memperoleh satu persen suara pemilihan presiden sebagai wakil Partai Demokrat, namanya di coret dari daftar tamu pertemuan Bilderbegers.

Pada tahun 1991, Bilderbergers benar - benar beruntung setelah menghadirkan Bill Clinton di Baden, Jerman. Ketika itu, pria penggila seks in adalah gubernur Arkansas. Setahun kemudian, Bill Clinton terpilih sebagai presiden Amerika Serikat.

Sejak awalah tahun 1970an, presiden - presiden AS di duga "dikantongi" Bilderbergers. Gerald Ford adalah anggota Bilderbergers. Jimmy Carter dab wakilnya, Walter Mondale adalah anggota Trilateral Commission. Tahun 1980an, selama berlangsungnya pemilihan presiden, Ronald Reagen mengatakan bahwa dia tak akan berurusan apapun dengan Trilateral COmmissiona. Tapi setelah terpilih menjadi presiden, Ronald Reagen justru mnunjukkan wakilnya dari anggota Trilateral Commission, yaitu George Bush. Putra George Bush, George W Bush,secara struktur tidak masuk dalam kelompok Bilderbergers, tapi pejabat - pejabat administrasinya orang - orang Bilderbergers.

Mantan petinggi intelejen kerajaan Inggris, Dr. John Coleman, menegaskan pertemuan Bilderbergers di restui M16 kerajaan Inggris atas wewenang Lorad Carrington, PresidenRoyal Institute of International Affaris. Di Amerika, CIA menyiapkan intelejen dan pengamanan untuk pertemuan Bilderbergers. Fakta ini bukan hal baru yang mengejutkan, karena kantor CIA, Office of Strategic Services (Kantor layanan strategis) di bangun oleh John J. McCloy, mantan ketua council on Foreign Relationship dan pimpinan Rockefeller Chase Manhattan Bank.

Pertemuan Bilderbergers bukan reuni iseng. Saat berlangsung pertemuan itu, polisi tak segan - segan menahan waratawan dan merampas kartu pers jurnalis manapun yang meliput mereka. Penertiban dan pengamanan super ketat selalu di lakukan saat pertemuan Bilderbergers berlangsung. Jika pertemuan Bilderbergers di selenggarakan di Gedung Putih, terlihat para penjaga memadati setiap jengkal tanahnya.

Di Versailes, Perancis, garis lingkar keamanan di bentang ekstra ketat. RUang gerak warga sipil di sekitarnya sangat di batasi karena pertemuan Bilderbergers sedang berlangsung. Meski pihak militer Perancis tidak memperoleh penjelasan memuaskan tentang acara itu, mereka tetap menjalankan tugas untuk mengamankan pertemuan Bilderbergers agar tidak di liput pers.

Morio Monti, anggota komisi Eropa dan tamu Bilderbergers yang kini jarang menghadiri pertemuan berkata,"Para peserta menghadiri pertemuan - pertemuan untuk membahas masalah bersifat tertutup. Mereka tidak terikat oleh Komisi Eropa, tidak ada resolusi, tak ada voting dan tak ada komunika politik yang diumumkan".
Penjelasan tentang keputusan komplotan Bilderbergers tak pernah di publikasikan, bertentangan dengan demokrasi dan hukum yang mereka gembar - gemborkan

»»  READMORE...

Diposting oleh Ghozi Faiz on Kamis, 05 April 2012

Borobudur Versi Al-Qur'an


Bani Israel itu masih keturunan Suku Jawa, buktinya ibukota Israel pake nama : Java Tel Aviv, Mahkota Rabbi Yahudi yang menjadi imam Sinagog pake gambar Rumah Joglo Jawa. Yang disebut Jawa adalah seluruh Etnik Nusantara yang dulunya penghuni Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar oleh Allah SWT, setelah banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang sekarang disebut Indonesia, hanya beberapa etnik yang masih tersisa, selebihnya menjadi cikal bakal bangsa dunia antara lain bangsa India, Cina ( termasuk Jepang ), Eropa, Israel, Arab, dan Indian . Dalam bahasa Jawa Kuno, arti jawa adalah moral atau akhlaq, maka dalam percakapan sehari-hari apabila dikatakan seseorang dikatakan : "ora jowo" berarti "tidak punya akhlaq atau tidak punya sopan santun", sebutan jawa ini sejak dulunya dipakai untuk menyebut keseluruhan wilayah nusantara, penyebutan etnik2 sebagaimana berlaku saat ini adalah hasil taktik politik de vide et impera para penjajah. Sejak zaman Benua Atlantis, Jawa memang menjadi pusat peradaban karena dari bukti2 fosil manusia purba di seluruh dunia sebanyak 6 jenis fosil, 4 diantaranya ditemukan di Jawa. Menurut "mitologi jawa" yang telah menjadi cerita turun temurun, bahwa asal usul bangsa Jawa adalah keturunan BRAHMA DAN DEWI SARASWATI dimana salah satu keturunannya yang sangat terkenal dikalangan Guru Hindustan (India) dan Guru Budha (Cina) adalah Bethara Guru Janabadra yang mengajarkan "ILMU KEJAWEN". Sejatinya "Ilmu Kejawen" adalah "Ilmu Akhlaq" yang diajarkan Nabi Ibrahim AS yang disebut dalam Alqur'an "Millatu Ibrahim" dan disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam wujud Alqur'an dengan "BAHASA ASLI (ARAB)", dengan pernyataannya "tidaklah aku diutus, kecuali menyempurnakan akhlaq". Dalam buku kisah perjalanan Guru Hindustan di India maupun Guru Budha di Cina, mereka menyatakan sama2 belajar "Ilmu Kejawen" kepada Guru Janabadra dan mengembangkan "Ilmu Kejawen" ini dengan nama sesuai dengan asal mereka masing2, di India mereka namakan "Ajaran Hindu", di Cina mereka namakan "Ajaran Budha". Dalam sebuah riset terhadap kitab suci Hindu, Budha dan Alqur'an, ternyata tokoh BRAHMA sebenarnya adalah NABI IBRAHIM, sedang DEWI SARASWATI adalah DEWI SARAH yang menurunkan bangsa2 selain ARAB. Bukti lain bahwa Ajaran Budha berasal dari Jawa adalah adanya prasasti yang ditemukan di Candi2 Budha di Thailand maupun Kamboja yang menyatakan bahwa candi2 tsb dibangun dengan mendatangkan arsitek dan tukang2 dari Jawa, karena memang waktu itu orang Jawa dikenal sebagai bangsa tukang yang telah berhasil membangun "CANDI BOROBUDUR" sebagai salah satu keajaiban dunia. Ternyata berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, bahwa sebenarnya "CANDI BOROBUDUR" adalah bangunan yang dibangun oleh "TENTARA NABI SULAIMAN" termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur'an sebagai "ARSY RATU SABA", sejatinya PRINCE OF SABA atau "RATU BALQIS" adalah "RATU BOKO" yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku Jawa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting ( perhatikan patung Nabi Sulaiman di Candi Borobudur ). Hasil riset tsb juga menyimpulkan bahwa "SUKU JAWA" disebut juga sebagai "BANI LUKMAN" karena menurut karakternya suku tsb sesuai dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur'an.Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur'an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU dan meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur'an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu)dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah "SYAILENDRA" ( Syailendra menurut Dr. Daoed Yoesoef berasal dari kata saila dan indra, SAILA = RAJA dan INDRA = GUNUNG).


Rincian tambahan

Sudah menjadi keniscayaan sejarah, bahwa kemenangan Islam tahap pertama waktu "FUTTUL MAKKAH" dimana Nabi Besar Muhammad SAW. bersama orang2 beriman dengan konsisten melaksanakan perintah shalat sebagai kunci kemenangan dengan kondisi susah air, lalu Allah memberinya "SUMUR ZAM ZAM" yang penuh berkah, maka "FUTTUL MAKKAH KEDUA" akan terjadi melalui Indonesia, negeri yang penuh berkah dengan persediaan air tak terbatas ( zam zam di luar Makkah ). Dari Indonesialah pada suatu masa nanti akan bersatu sebuah kekuatan besar yang diinspirasi dari kekuatan spiritual Ibrahim, Daud, Sulaiman dan Muhammad SAW yang akan memenangkan Islam atas Zionis Israel dan para pendukungnya.


Sungguh tidak banyak yang mengetahui bahwa simbul-simbul Islam banyak ditemukan di Borobudur. Karena sudah sejak lama, borobudur menjadi klaim hindu/budha. Ekspedisi Melintas Dua Shubuh bersama KH Fahmi Basya sungguh menakjubkan. Hasil penelitian beliau telah menemukan adanya indikator-indikator bahwa kisah Nabi Sulaiman dan ratu Saba ada di Borobudur dan Ratu Boko. Sleman berasal dari Sulaiman. Wonosobo berasal dari Hutan (ratu) Shaba. Lihat pula relief-relief di sekitarBorobudur, disana sarat dengan cerita-cerita Nabi Sulaiman seperti burung Hud-hud, Tabut dan lain-lain. 
Allahu A'lam

»»  READMORE...

Diposting oleh Ghozi Faiz

Rabu, 04 April 2012

5 Hal Ajaib yang Bisa Dijelaskan Sains

Penyihir, peramal telah melakukan penipuan bodoh selama berabad-abad menggunakan tipuan rumit untuk mensimulasikan kekuatan fantastis. Tapi sekarang semua dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan.

Berikut ini adalah teknologi yang jika juragan bisa membawanya kembali ke masa lalu, juragan akan benar-benar menjadi kaya raya dengan "cendol" sebagai seorang penyihir.


# 5 Mind Reading ( Membaca Pikiran )

Bagaimana ini bisa di buktikan ???
Para ilmuwan di Berkeley University menyimpulkan bahwa mesin MRI memberikan gambaran yang cukup jelas tentang apa yang dilakukan otak. Jadi, MRI ini hanya membandingkan apa yang dilakukan otak ketika berada dalam keadaan pikiran yang berbeda, Agan akhirnya dapat melihat pikiran Agan sendiri. dan Ilmuwan ini sudah mampu membuat mesin "melihat" kata apa yang Anda pikirkan, dan score ketepatannya 90 persen, dan meraka punya prediksi dalam 20 tahun akan ada industri berkembang pesat di bidang telepati tengkorak - blocking implan........

# 4 Telekinesis (mengerakkan Benda Dengan Pikiran)

Bagaimana ini bisa di Buktikan ???
Sekitar lima tahun yang lalu, sekelompok ilmuwan berhasil menerjemahkan sinyal otak manusia digunakan untuk mengendalikan tangan mereka. Karena para ilmuwan sama-sama terkejut dan terkagum - kagum dengan hasil yang mereka dapatkan akhirnya mereka secara tidak bertanggung jawab menggunakan penemuan ini untuk menanamkan microchip pada otak monyet yang memungkinkan mereka untuk memindahkan kursor komputer dengan otak mereka.......

# 3 Alchemy (Alkimia)

Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Sains telah membuat lompatan monumental sejak era ketika alkimia dianggap sebagai metode kedua paling menjanjikan memperoleh emas setelah "menangkap leprechaun." Kita sekarang tahu bahwa emas adalah suatu unsur yang hanya memiliki tiga lebih sedikit proton. Jika Anda bisa mengubah itu entah bagaimana, dengan menggunakan SAINS ...

Oh, sebenarnya ilmuwan agak terlambat untuk yang satu ini. Kembali pada tahun 1980, seorang ilmuwan bernama Glenn Seaborg sengaja membuat emas dari bismut, menggunakan metode pencabut proton (Rumit gan...).

# 2 Palm Reading (Membaca Garis Tangan)

Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Tangan Agan benar-benar merupakan sebuah tambang emas informasi tentang genetika dan kesehatan secara keseluruhan. ilmu pengetahuan sebelumnya telah menjelaskan bagaimana para peneliti telah menyimpulkan bahwa panjang jari dapat menentukan perilaku seksual, alias Teori Rasio Angka.

Tapi sidik jari Agan juga mengandung beban informasi tentang kelainan genetik tertentu. Sebagai contoh, jika Agan memiliki sesuatu yang disebut " ulnaris Swirls "sangat mungkin Agan memiliki sindrom Down........

# 1 Fortune Teller (Meramal Masa Depan)

Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Sepertinya satu-satunya di antara Agan - Agan dan komputer jika bisa disetarakan dengan bola kristal adalah (software) perangkat lunak yang tepat dan berjalan sesuai dengan yang di harapkan, dan bekerja sepanjang waktu.

Dua krisis yang sedang berlangsung sekarang: Pemanasan Global, ternyata dengan mengembangkan model (software) yang lebih akurat agan dapat untuk memprediksi tren pemanasan, dan Krisis keuangan baru-baru ini yang terjadi ternyata sudah diprediksi sebelumnya akan datang. dan Anehnya, di masa depan dengan teknik yang sama dapat digunakan untuk memprediksi keduanya.

sumber
»»  READMORE...

Diposting oleh Ghozi Faiz on Rabu, 04 April 2012

Senin, 02 April 2012

Beda Antara S.W.A.T dan Densus 88

S.W.A.T. (Special Weapons And Tactics) team elit paramiliter merupakan unit taktis Operasi Khusus di Amerika dan beberapa departemen penegakan hukum internasional. Mereka dilatih untuk melakukan operasi beresiko tinggi yang berada di luar kemampuan petugas biasa. Tugas mereka menyelamatkan sandera termasuk melakukan penyelamatan dan operasi kontra terorisme, melayani risiko tinggi penangkapan dan surat perintah penggeledahan, menundukkan barikade tersangka, dan menarik penjahat bersenjata berat.

Sebuah tim SWAT sering dilengkapi dengan senjata api khusus termasuk senapan serbu, senapan mesin ringan, senapan, karaben, kerusuhan kontrol agen, setrum granat, dan senapan berkekuatan tinggi untuk penembak jitu. Mereka memiliki peralatan khusus termasuk body armor berat, masuk alat-alat, kendaraan lapis baja, maju night vision optik, dan detektor gerakan untuk diam-diam menentukan posisi sandera atau penyanderaan taker dalam struktur tertutup.

Tim SWAT pertama didirikan pada Departemen Kepolisian Los Angeles pada tahun 1968. Sejak itu, banyak departemen polisi Amerika, khususnya di kota besar dan di negara federal dan tingkat pemerintahan, telah mendirikan unit-unit elit mereka sendiri di bawah berbagai nama; unit-unit ini, terlepas dari nama resmi mereka, yang disebut secara kolektif sebagai tim SWAT penggunaan sehari-hari.Pengembangan SWAT dalam inkarnasi modern biasanya diberikan sebagai diawali dengan referensi tertentu untuk kemudian di-inspektur Daryl Gates dari Departemen Polisi Los Angeles (LAPD).

Anggota tim SWAT ini harus mampu menguasai teknik tali temali dan rapelling biasanya mereka menggunakan teknik ini ketika menerobos masuk lewat atap atau melayang turun dari helikopter selain itu tim ini harus mampu menggunakan bahan peledak untuk meledakkan pintu, atap agar dapat masuk secara cepat dan aman. Karena tim SWAT didikte untuk keperluan taktis dalam penyerangan tim ini menggunakan senjata otomatis dengan tingkat tembakan paling tinggi.

Selain itu untuk melindungi tim lainnya SWAT dilengkapi penembak jitu dengan menggunakan senapan laras panjang berdaya dan beresolusi tinggi yang mampu digunakan di waktu siang atapun malam hari selain itu tiap-tiap personil dilengkapi dengan pistol otomatis yang mampu menembak dengan cepat dan mampu mengisi kembali secara cepat.

Densus 88

Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.

Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu. Meskipun pasukan elit ini dilatih langsung oleh instruktur CIA, FBI dan US SECRET SERVICE dalam program yang sama dengan apa yang didapat pasukan elit Amerika.

Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ekt. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.
Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS.

Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika Serikat, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.


1. Logo

a. S.W.A.T


b. Densus 88


2. Seragam

a. S.W.A.T






b. Densus 88






3. Senjata

a. S.W.A.T










b. Densus 88










4. Saat Bertugas

a. S.W.A.T






b. Densus 88




5. Personilnya

a. S.W.A.T




b. Densus 88




6. Peralatannya

a. S.W.A.T














b. Densus 88













sumber
»»  READMORE...

Diposting oleh Ghozi Faiz on Senin, 02 April 2012

Kisah Karl Max Sang Pemuja Iblis


 Masih berusia 18, Marx telah menetapkan
rencana untuk sisa hayatnya - Ia tidak
ber-utopia melakukan pelayanan bagi umat
manusia, kaum proletariat, atau sosialisme.
Ia hendak bekerja bagi iblis: mengutuk semua
umat manusia agar jatuh ke neraka. Ia ingin
menghancurkan dunia ini, membangun
singgasana kerajaannya berlandaskan
kegoncangan, penderitaan, dan bergejolaknya
dunia. (WIKIPEDIA)

Sangat disayangkan, setelah mengalami suatu peristiwa gaib pada usia 18 tahun, Marx berubah menjadi seorang pengikut setan. Ini terlihat jelas dari puisi konvesionalnya, panggilan anggota keluarga terhadap dirinya (iblis tercinta dan gembala), sealiran yang mengelilinginya, model rambutnya, cara Marx berdoa, menantu yang direstuinya dari aliran setan, serta pilihannya pada tanah pemakaman bagi para pengikut setan.

Jika dilihat dari data yang ada sekarang, mungkin sekali setan telah menampakkan diri di hadapannya saat ia terhanyut kegirangan dalam dunia khayal nafsu birahi dan berfoya-foya, dan itu membuat Marx percaya bahwa dialah orang pilihan setan sebagai pewarta di tengah umat manusia. Misinya membangkitkan si raja teror, dengan bujuk rayunya mengenai ‘kehidupan yang bahagia’ dengan membuat umat manusia berdalih ‘tidak percaya Tuhan’ dan kemudian ‘menentang Tuhan’ sehingga terjerumus ke dalam neraka.

Sejak 200 tahun yang lalu Marx dipilih setan, lalu siapa yang dipilih setan pada kehidupan kali ini? Di dalam karya sastranya, Marx secara jelas telah menyatakan, bahwa para pengikut partai komunis ‘akan menemui Marx setelah mati,’ mereka semua akan diberi tanda, dan mulai saat ini mereka semua akan masuk neraka “untuk menemani saya.”

Siapa yang tidak berharap akan masa depan yang cerah? Rakyat Tiongkok yang telah diracuni paham komunis Marxis Leninis, kini sedang berada dalam belas kasih para Dewa dan Buddha untuk bertobat…

Jenderal Sergius Riis warga AS yang merupakan salah seorang pengagum Karl Marx, secara khusus mendatangi kediaman Marx di London setelah Marx meninggal dunia. Semua keluarga Marx sudah pindah dari sana, satu-satunya yang dapat ditemuinya saat itu hanyalah pembantu Marx bernama Helen.

Fakta yang dikatakan Helen sungguh mengejutkan Riis: “Ia seorang yang sangat taat pada Tuhan. Saat sakit keras, ia mengurung diri di dalam kamar, membebat kepalanya dengan kain, dan berdoa sambil menghadap sebaris lilin yang menyala.” Jenderal AS ini ragu: kepada siapakah Karl Marx berdoa? Mana ada ritual keagamaan yang aneh seperti itu?

Sepenggal kalimat ini diterjemahkan dari buku yang berjudul Marx and Satan (Marx dan Setan) karya Von Richard Wurmbrand yang diterbitkan pada 1986, oleh penerbit Living Sacrifice. Artikel tersebut mengacu pada sejumlah artikel lainnya yang berasal dari situs www.marxists.org yang berjudul “Pengultusan Marx - Berasal Dari Satanisme”, Was Karl Marx A Satanist? (Apakah Marx Seorang Pengikut Setan?), dan lain-lainnya.

Awalnya Umat Kristiani
Pada awalnya Marx merupakan umat Kristen. Pada salah satu bait AlKitab “Johannes 15 : 1-14 Manunggal: Makna Menjadi Satu, Keharusan dan Dampaknya”, ia menulis: “menjadi satu dengan Kristus, yakni di tengah persahabatanNya yang akrab dan menyegarkan, di tengah kenyataan seperti ini: Ia selalu ada di hadapan kita dan di dalam hati kita.”

Ayahnya Henry Marx, seorang pengacara senior menggantungkan harapan sangat besar terhadap putra berbakatnya Karl Marx. Rolv Heuer di dalam bukunya yang berjudul “Genius dan Hartawan” mengatakan: “Pengacara senior Henry Marx memberikan 700 uang perak setiap tahunnya kepada Karl Marx sebagai uang jajannya sewaktu di perguruan tinggi, sementara di saat itu sangat sedikit orang yang memiliki pendapatan tahunan melebihi 300 uang perak.”

Mahasiswa dari kalangan darah biru seperti dirinya tentu sulit untuk menjalani penderitaan hidup sesuai doktrin Kristen. Victor Hugo dalam buku ‘Les Miserables’ (Tragedi Dunia) pernah menggambarkan sekelompok mahasiswa yang berhura-hura semasa studi mereka, padahal kekuatan finansial para mahasiswa tersebut masih kalah jauh dibandingkan Marx.

Kehidupannya di perguruan tinggi yang glamour membuat Marx merasa terkekang dengan segala larangan di dalam agama ortodoks, ia mendambakan seks bebas sejati, dan bersamaan dengan itu suatu aliran setan yang diam-diam menyebar di dataran Eropa tepat memenuhi keinginannya itu. Marx pun menghamburkan uangnya untuk berhura-hura, sehingga terlibat perselisihan tiada berkesudahan dengan kedua orang tuanya, hilangnya rasa kekeluargaan, jiwa yang hampa, sehingga menjerumuskannya ke dalam jerat organisasi rahasia pengikut setan.

Bergabung Aliran Sesat
Tak lama setelah itu, suatu peristiwa gaib terjadi. Dalam suatu naskah yang ditulisnya di masa kuliah, terdapat jawabannya. Naskah itu berjudul Oulanem.

Di dalam aliran setan ada suatu ritual persembahan yang disebut ‘pertemuan hitam.’ Pemimpin ritual tersebut akan membaca mantera di tengah malam. Lilin hitam akan diletakkan terbalik di altar persembahan, pemimpin ritual mengenakan jubah hitam secara terbalik, dan membaca sesuai buku mantera, namun urutan pembacaan sama sekali terbalik, termasuk nama Yesus, Maria, dan nama suci lainnya semua dibacakan terbalik. Sebuah salib diletakkan terbalik atau diinjak di bawah telapak kaki, sebuah alat yang dicuri dari gereja diukirkan nama setan, guna pencegahan pemalsuan.

Di tengah ‘pertemuan hitam’ ini, sebuah Alkitab akan dibakar. Lalu semua peserta ritual akan bersumpah untuk melakukan 7 dosa besar yang dilarang dalam agama Kristiani, dan selamanya tidak akan berbuat baik. Lalu mereka akan berpesta melampiaskan hawa nafsu.

Oulanem ialah nama suci Emmanuel yang ditulis secara ngawur dan terbalik. Emmanuel sendiri merupakan salah satu nama Yesus di dalam Alkitab, yang artinya ‘Tuhan beserta kita’ di dalam bahasa Hibrani. Aliran iblis hitam berpendapat bahwa penulisan terbalik seperti ini lebih efektif. Dalam puisi Sang Pemeran di dalam buku Oulanem, Marx menuliskan pengakuan yang aneh sebagai

“Hawa neraka menguap dan memenuhi otak saya, hingga saya menggila, hati saya berubah sama sekali. Lihat pedang ini? Raja Kegelapan menjualnya kepada saya, ia memecut waktu bagi saya, dan memberikan tanda pada saya, tarian kematian saya bawakan dengan semakin nekat.”
Dari tulisan ini semakin jelas menunjukkan bahwa Marx telah menandatangani kontrak dengan setan.

Perkataan ini memiliki makna khusus: di tengah ritual penghubung dalam aliran setan, sebilah pedang yang telah disihir dan dapat memastikan suatu keberhasilan, akan dijual kepada sang penghubung. Lalu yang harus dibayar oleh sang penghubung adalah menandatangani perjanjian dengan setan menggunakan darah yang berasal dari urat nadinya sendiri, sehingga setelah ia mati nanti, maka arwahnya akan menjadi milik setan.

Seorang penganut Marxisme bernama Franz Mehring dalam bukunya berjudul 'Karl Marx' menulis, “Henry Marx sama sekali tidak mengira bahwa kekayaan bertumpuk yang diwariskannya pada Karl Marx akan membantu mewujudkan hal yang paling ditakutinya, namun samar-samar ia sepertinya telah menyadari bahwa putra kesayangannya telah dirasuki iblis.”

Pada 2 Maret 1837, ayah Karl Marx mengirim surat yang mengatakan: “Saya pernah mendambakan suatu hari nanti engkau akan membawa nama besar dan meraih keberhasilan, namun ini bukanlah satu-satunya harapan di dalam hati saya. Semua ini pernah menjadi harapan jangka panjang saya, namun kini saya beritahu padamu, terwujudnya harapan tersebut tidak akan membuat saya bahagia. Hanya dengan menjaga kesucian hatimu, berdetak dengan penuh sifat kemanusiaan, tidak membiarkan hatimu dirasuki setan, hanya dengan demikian dapat membuat saya bahagia.”

Akhirnya saat di perguruan tinggi Marx bergabung dengan Gereja Setan pimpinan Joanna Southcott, dan menjadi pengikutnya. Pada 10 November 1837, ia membalas surat ayahnya:

“Selapis cangkang luar telah terkelupas, sisi yang suci pada diri saya terpaksa meninggalkan saya, suatu arwah baru pasti akan menggantikannya. Suatu kegilaan yang sesungguhnya telah menguasai saya, saya tidak dapat menenangkan roh jahat ini.” (EpochTimes/lie)



Di zaman Marx, kaum pria umumnya memelihara
kumis, namun bentuk kumis mereka berbeda dengan
Marx, dan tidak berambut gondrong. Penampilan
Marx waktu itu adalah simbol pengikut setia
Joanna Southcott, pemimpin perempuan dalam
organisasi pengikut ajaran setan. Meskipun partai
komunis mengklaim sebagai ateis, namun sejak awal
hingga akhir Karl Marx sendiri adalah umat
Kristiani yang taat. Sampai usia 17 tahun ia
adalah seorang umat Kristiani dan dalam karya
tulis kelulusan SMA ia menulis: 'Jika tidak ada
kepercayaan terhadap Tuhan, dan tidak sejalan
dengan Kristus, maka umat manusia tidak akan
memiliki moralitas sempurna, dan tidak akan
merasa puas dalam mengejar kebenaran dan
pencerahan. Hanya Tuhanlah yang dapat
menyelamatkan kita.' (WIKIPEDIA)


Marx Hendak Musnahkan Manusia

Berikut ini kutipan naskah Oulanem :
“Kedua lengan muda saya telah dipenuhi dengan kekuatan, dengan terjangan dahsyat akan menggenggam dan menghancurkanmu - wahai manusia. Di tengah kegelapan, pintu neraka tanpa dasar terbuka bagi kau dan aku, kau akan jatuh ke dalamnya, aku akan tertawa terbahak dan mengikutimu, dan berbisik di telingamu: turunlah dan temani aku, kawan!”

Dalam Alkitab yang dipelajari Marx di sekolah menengah dikatakan, iblis dijebloskan ke dalam neraka tanpa dasar oleh seorang malaikat (Alkitab – Wahyu 20:3). Neraka tanpa dasar ini dipersiapkan bagi iblis dan para malaikat yang berubah jahat, dan Marx justru hendak menjerumuskan seluruh umat manusia ke dalam neraka ini.

Dari perkataan pemuda ini kita memiliki dalih untuk berpikir demikian: ia memimpikan umat manusia akan terjerumus ke dalam neraka tanpa dasar, sementara ia sendiri, akan tertawa terbahak dan mengikuti para manusia tak ber-Tuhan yang tertipu oleh paham ateis itu. Selain sang penghubung dalam Gereja Setan, di dunia ini tidak ada tempat yang memiliki pemikiran seperti ini.

Setelah Oulanem mati, Marx menulis: “Hancur, hancur. Waktuku telah tiba. Jam berhenti berdetak, bangunan kecil itu telah runtuh. Aku akan segera merangkul keabadian, dan seiring dengan suatu auman liar, akan terucap kutukan kepada seluruh umat manusia.”

Saat menulis Oulanem, Marx masih berusia 18 tahun. Waktu itu rencana hidupnya yang telah digariskannya sudah sangat jelas. Ia tidak berangan-angan untuk bekerja melayani umat manusia, kaum proletariat, ataupun sosialisme, ia hanya ingin bekerja bagi iblis; mengutuk manusia agar terjerumus ke dalam neraka. Ia hendak menghancurkan dunia ini, membangun singgasana kerajaannya dengan berlandaskan kegocangan, penderitaan, dan bergejolaknya dunia.

Marx sangat menyukai kata-kata iblis jahat Mephistopheles dalam The Fused dari Goethe:
“Segala sesuatu yang eksis seharusnya dimusnahkan.” Segala sesuatu - termasuk para buruh dan orang-orang yang berjuang demi paham komunisme itu sendiri. Marx sangat suka mengutip perkataan itu, sementara Stalin justru menjalankannya dengan setia, bahkan rela menghancurkan keluarganya sendiri.

Kita mulai memahami apa yang sesungguhnya terjadi pada pemuda bernama Karl Marx ini. Dulunya ia pernah mempunyai idealisme dalam agama Kristen, namun sama sekali tidak melaksanakannya. Dalam korespondensi dengan sang ayah membuktikan, ia telah menghamburkan banyak uang untuk berfoya-foya, yang menyebabkan keretakan hubungan dengan kedua orang tuanya serta bentrok dan konflik tiada akhir.

Dalam keadaan seperti ini, ia telah terjerumus ke dalam jerat organisasi pengikut organisasi ajaran setan, dan sudah pernah menjalani ritual persembahan. Setan dapat menampakkan diri di dalam halusinasi para pengikutnya saat mereka sedang melampiaskan nafsu dan kegilaan mereka, dan dapat berbicara melalui mulut mereka. Saat Marx mengatakan: “Saya akan membalas dendam pada Tuhan”, nyata sekali bahwa ia telah menjadi juru bicara setan.

Paham Sosialisme Hanyalah Perangkap Setan
Setelah Marx merampungkan Oulanem dan sejumlah puisinya di masa awal (di dalam puisinya Marx sendiri mengaku telah menandatangani kontrak dengan iblis), bukan saja ia tak memiliki konsep sosialisme, bahkan ia menentang keras paham tersebut.

Waktu itu ia adalah redaktur utama Rheinische Zeitung dalam bahasa Jerman, media cetak ini “sama sekali tidak menolerir paham komunis dalam bentuk apa pun bahkan hanya sekedar teori sekalipun, apalagi menerapkannya? Bagaimana pun juga hal ini sama sekali tidak mungkin…”

Tapi setelah itu, Marx bertemu dengan Moses Hess. Orang ini memainkan peran paling penting dalam kehidupan Marx, dialah yang membawa Marx pada konsep pemikiran paham sosialisme. Dalam sepucuk suratnya kepada B. Auerbach (1841), Hess menyebutkan bahwa Marx adalah “paling agung bahkan mungkin satu-satunya, tokoh filosofi muda (24) yang akan memberikan pukulan telak terhadap agama dan ilmu filsafat.”

Bisa dilihat, tujuan utamanya adalah menyerang agama dan bukan mewujudkan paham sosialisme. Kenyataannya, Marx sangat membenci segala sesuatu yang bersifat Ketuhanan, dan tidak ingin mendengar kata-kata Tuhan. Paham sosialisme hanyalah suatu perangkap untuk memancing para kaum proletariat dan kaum cendekia untuk mewujudkan idealisme setan saja.

Seorang teman Marx lainnya yakni Georg Jung pada 1841 secara lebih jelas lagi menuliskan, Marx pasti akan mengusir Tuhan dari surga, dan bahkan akan menggugat Tuhan. Pada akhirnya Marx secara konsekwen tidak mengakui keberadaan Sang Pencipta. Dan jika Sang Pencipta tidak eksis, maka tidak akan ada lagi orang yang akan membuat larangan terhadap kita, sehingga tidak perlu bertanggung jawab kepada siapa pun. Manifesto Marx “pengikut komunisme sama sekali tidak mempropagandakan moral” memastikan hal ini.

Di zaman Marx, kaum pria umumnya memelihara kumis, namun bentuk kumis mereka berbeda dengan Marx, dan tidak berambut gondrong. Penampilan Marx waktu itu adalah simbol pengikut setia Joanna Southcott, pemimpin perempuan dalam organisasi pengikut ajaran setan. Ia mengaku bisa berkomunikasi dengan Shiloh si iblis jahat. Ia meninggal pada 1814, dan 60 tahun kemudian, seorang aktivis bernama James White, mengembangkan doktrin Joanna, dengan memberikan bumbu-bumbu paham komunisme di dalamnya.

Marx agak jarang membicarakan masalah metafisika secara terbuka, tapi dari orang-orang yang berhubungan dengannya dapat kita kumpulkan informasi mengenai pandangannya. Marx dan seorang pengikut anarkisme dari Rusia yang bernama Mikhail Bakunin bersama-sama membentuk “Internasional Pertama”. Bakunin menulis:

“Pemimpin iblis itu adalah setan pemberontak terhadap Tuhan. Di dalam pemberontakan itu, kebebasan umat manusia akan terjadi di mana-mana, itulah revolusi. Para pengikut paham sosialisme bersemboyan: ‘atas nama pemimpin yang diperlakukan salah’. Setan, sebagai pemberontak sejati, adalah penyelamat dunia dan pemikir paham kebebasan pertama, setan membuat manusia merasa malu dengan ketidak tahuan dan kepatuhan mereka; setan membebaskan manusia, memberi tanda kebebasan dan kemanusiaan di kening setiap manusia, membuat manusia memberontak dan memakan buah pengetahuan.”

Bakunin tidak hanya memuja Lucifer, ia juga memiliki rencana revolusi yang konkrit, akan tetapi rencana ini tidak akan bisa membebaskan rakyat miskin yang terus diperas. Ia menulis: “Di tengah revolusi ini, kita harus membangunkan iblis jahat di dalam diri setiap manusia, agar dapat membangkitkan emosi yang paling bengis dalam diri mereka. Misi kita adalah menghancurkan, dan bukan membimbing mereka. Gairah akan kehancuran adalah gairah yang inovatif.” (TheEpoch Times/lie)

Semua Teman Dekatnya Pengikut Setan
Proudhon, seorang pemikir paham sosialis penting lainnya, di saat yang sama juga merupakan teman Marx, yang sama-sama memuja iblis. Model rambut dan jenggot Proudhon mirip dengan Marx, dan Proudhon juga menulis karya yang menghujat Tuhan dan memuja iblis.

Sastrawan terkenal Jerman, Heinrich Heine, adalah seorang teman dekat Marx lainnya. ia juga seorang pemuja iblis. Ia menulis: “Aku memanggil iblis, maka iblis pun datang, dengan terheran-heran, aku perhatikan wajahnya; si iblis tidak jelek, juga tidak ada yang cacat, ia seorang pria yang manis dan menarik.”

Marx sangat mengagumi Heinrich Heine. Hubungan mereka sangat erat. Mengapa Marx begitu memuja Heine? Mungkin juga karena pemikiran setannya sebagai berikut:

“Aku mempunyai suatu angan. Di depan rumahku ada sebuah pohon yang indah, jika Tuhan tercinta membuatku bahagia, maka Ia seharusnya memberiku kebahagiaan seperti ini: membuat saya dapat melihat beberapa musuh saya digantung mati di pohon itu. Dengan hati penuh belas kasihan, setelah mereka mati, aku akan mengampuni semua kesalahan yang pernah mereka perbuat padaku. Ya, kita memang harus mengampuni semua musuh kita, namun bukan sebelum mereka digantung mati.”
Seseorang yang baik dan lurus, akankan memilih orang seperti ini sebagai teman dekatnya? Namun semua orang yang ada di sekitar Marx adalah orang yang demikian. Lunatcharski, seorang filsuf Kementrian Pendidikan Uni Soviet, dalam tulisannya, ‘Paham Sosialis dan Kepercayaan’ pernah menuliskan: Marx telah membuang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan Tuhan, dan telah menempatkan iblis di depan barisan proletariat yang sedang berjalan maju.”

Ingin Disejajarkan dengan Tuhan
Putri kesayangan Marx, Eleanor, atas persetujuan Marx menikahi Edward Eveling. Padahal Eveling pernah menulis naskah pidato berjudul “Kejahatan Tuhan”. (Tepatnya inilah yang dilakukan para pengikut iblis. Berbeda dengan penganut ateis, mereka tidak menyangkal keberadaan Tuhan. Selain menipu orang, mereka sendiri tahu persis bahwa Tuhan itu ada, hanya saja mereka mengatakan Tuhan itu jahat. Berikut kalimat dalam puisi mereka yang mengungkapkan niat mereka memuja iblis:

Kepadamu, kuberanikan diri mempersembahkan puisi ini. Oh, iblis, raja pesta yang akan segera naik tahta!

Oh, pendeta, kuhindari jauh percikan air dan ceramahmu, karena iblis selamanya tidak berada di belakangmu.

Ibarat angin yang bersayap, ia merampas para umat, oh, iblis yang agung!

Pujalah, demi sang pembela yang agung ini!

Bakar dupa, bersumpah, persembahkan padamu, kau seret turun Tuhan si pendeta dari tahta kerajaannya!

Informasi lainnya terdapat dalam surat yang ditulis putra Marx bernama Edgar pada 21 Maret 1854. Pembukaan surat itu saja sudah sangat mengejutkan: “Iblisku tercinta.” Bagaimana mungkin seorang putra menyebut ayahnya dengan panggilan kurang ajar seperti itu? Akan tetapi, begitulah para pengikut setan memanggil orang-orang yang mereka cintai. Apakah putranya sudah menjadi pengikut setan?

Fakta penting lainnya adalah, istri Marx pada Agustus 1844 pernah menulis padanya dengan mengatakan: “Surat terakhir pendetamu, pendeta tertinggi sekaligus pemilik arwah, berikanlah damai dan ketenangan pada gerombolan dombamu yang mengenaskan ini.”

Di dalam “Deklarasi Paham Komunis”, Marx secara jelas menyatakan bahwa dirinya hendak membasmi semua agama, namun istrinya justru menyebutnya sebagai pendeta tertinggi dan pemimpin aliran, pendeta dan pemimpin aliran yang mana yang dimaksud di sini? Mengapa harus menulis surat pendeta kepada seorang penganut paham ateis seperti ini? Dimana surat-surat itu? Kehidupan Marx dalam periode ini belum dieksplorasi.

Dalam puisinya berjudul Human Pride, Marx mengakui bahwa tujuannya bukanlah memperbaiki, memperbaiki kumpulan, atau memperbaharui dunia, akan tetapi adalah menghancurkan dunia, dan bergembira karenanya:

Dengan membawa cemooh, wajahku di dunia, melemparkan tangan besi ke segala penjuru, sambil melihat keruntuhan benda besar yang seperti orang kerdil itu, namun keruntuhan mereka tidak akan memadamkan emosi di dalam diriku.

Waktu itu, aku akan berlalu di tengah puing-puing reruntuhan dunia ibarat Tuhan yang berjalan dengan kemenangan.Saat perkataanku mendapat kekuatan yang sangat besar, aku akan merasakan aku sederajat dengan Sang Pencipta.Apakah hanya puisi ini yang menampakkan pikiran iblis Marx? Kita tidak tahu, karena para pelindung naskah karya-karya Marx masih menjaga rahasia dengan ketat terhadap semua karya Marx yang berjumlah besar.

Albert Camus dalam bukunya Revolusioner mengatakan:Marx dan Friedrich Engles memiliki 30 jilid karya tulis yang belum diterbitkan, ungkapan pemikiran kelancangan di dalam karya tersebut, tidak seperti paham Marx yang diketahui khalayak ramai. Membaca karya tersebut, saya meminta agar sekretaris saya mengirim surat ke Institut Marx di Moskow, untuk mencari tahu kebenaran atas perkataan penulis Prancis ini. Saya pun mendapat balasan. Dalam surat tersebut wakil dekan Institut Marx bernama Profesor M. Mtchedlov berkata bahwa Camus salah. Karya Marx mencapai lebih dari 100 jilid, hanya 13 jilid di antaranya yang dicetak untuk umum. Ia mencari suatu alasan yang tidak masuk akal atas hal ini, yakni: PD II telah menghambat terbitnya buku-buku lain. Surat itu ditulis pada 1980, yakni 25 tahun setelah berakhirnya PD II, waktu itu di Uni Soviet bahkan bar dan pengalengan ikan milik negara pun memiliki uang berlimpah. (EpochTimes/lie)

Hidup Kacau
Semua pengikut iblis yang aktif pasti memiliki kehidupan yang kacau balau, Marx juga tidak luput.
Arnold Kunzli dalam buku ‘Cita-Cita Karl Marx’ menulis: dua putri dan seorang menantu Marx bunuh diri, sementara 3 orang anak lainnya mati karena kurang gizi. Putri Marx yang bernama Laura menikahi seorang paham sosialis bernama Paul Lafargue, ia mengubur sendiri 3 anak darah dagingnya, lalu bunuh diri bersama dengan suaminya. Putri Marx lainnya, Eleanor, memutuskan melakukan hal yang sama bersama suami, putrinya tewas, namun sang suami Edward menciut nyalinya di saat-saat terakhir.

Marx dan pembantu rumah tangganya, Helen Demuth, memiliki seorang anak haram, kemudian Marx melimpahkan tuduhan itu adalah anak Engels, dan Engels pun menerima hal itu. Marx juga kecanduan alkohol - Dekan Ria-zanov dari Institut Marx-Engels di Moskow dalam buku berjudul ‘Karl Marx, Mai, pemikir dan revolusioner’ mengakui fakta ini.

Marx, sang revolusioner yang agung, masih memiliki banyak cacat yang lebih parah lagi.
Pada 9 Januari 1960, koran Jerman Reichsruf pernah memberitakan suatu fakta: PM Austria Raabe pernah memberikan surat tulisan tangan Karl Marx kepada pemimpin Uni Soviet Nikita Krushchev. Krushchev sangat tidak suka, karena surat itu membuktikan bahwa Marx pernah menjadi informan rahasia bagi polisi Austria dengan diberi imbalan, Marx adalah mata-mata yang menjadi musuh dalam selimut dalam kelompok revolusioner.Surat ini ditemukan secara tidak sengaja di Gedung Arsip Rahasia. Surat itu membuktikan bahwa Marx adalah pembocor rahasia, dan ia pernah mengadukan rekan-rekannya saat di pengasingan di London. Tiap kali Marx memberikan suatu informasi, ia mendapatkan imbalan sebesar 24 Pounsterling.

Informasi yang diberikannya berkaitan dengan para revolusioner yang diasingkan di London, Paris, dan juga Swiss. Salah seorang yang dikhianatinya adalah Ruge, ia sendiri mengaku sebagai teman baik Marx. Hubungan surat menyurat yang hangat antara keduanya hingga saat ini masih tersimpan baik sebagai bukti.

Marx sama sekali tidak merasa ia berkewajiban menghidupi keluarganya, meski dengan kemampuannya menguasai banyak bahasa, Marx dengan mudah dapat melakukan hal ini. Sebaliknya ia terus mengemis pada Engels untuk bertahan hidup. Menurut data dari Institut Marx, selama hidupnya Marx telah menguras sekitar 6 juta Franc dari Engels.

Meskipun demikian, Marx tetap menerima warisan dari keluarganya. Saat salah seorang pamannya sedang sekarat, Marx menulis: “Seandainya anjing itu mati, maka tidak ada lagi yang bisa menghalangi saya.”

Sementara terhadap orang yang lebih dekat dibanding pamannya, Marx sama sekali tidak memiliki belas kasih. Bahkan saat membicarakan ibunya juga demikian. Dalam suratnya kepada Engels pada Desember 1863, Marx menulis:

“Dua jam lalu aku menerima teleks, mengenai kematian ibuku. Takdir harus membawa pergi seorang anggota keluarga. Satu kakiku sudah di dalam kuburan, dalam banyak situasi, yang aku butuhkan bukan seorang perempuan tua, tapi juga yang lainnya. Aku harus pergi ke Trier untuk mendapatkan warisan.”

Hanya itu yang ingin dikatakan Marx atas kematian ibunya. Selain itu, ada bukti kuat yang membuktikan betapa buruknya hubungan Marx dengan istrinya. Sang istri dua kali meninggalkannya, namun kemudian kembali lagi. Setelah istrinya meninggal, Marx bahkan tidak menghadiri pemakamannya.

Marx yang selalu butuh uang, mengalami kerugian besar dalam transaksi saham. Sebagai ekonom yang agung, ironisnya Marx hanya tahu cara kehilangan uang.

Hanya San Tui Dapat Ubah Nasib 'Temani Aku Di Bawah'
Seorang pria tua yang mempelajari ilmu ilmiah dan merupakan seorang anggota partai, dimutasi ke kampung halaman di Sichuan, Tiongkok. Setelah setengah hayat menjabat sebagai ketua kelompok riset paham Marxisme, ia merekomendasikan situs internet www.marxists.org dan juga buku berjudul ‘Marx and Satan’ kepada teman saya.

Pak tua itu berkata, “Saya ketakutan sampai berkeringat dingin! Ternyata selama ini saya telah bergabung dengan aliran iblis!”Data diunduh dari situs, lalu seluruh anggota keluarganya melakukan San Tui (Tiga pengunduran diri dari Partai Komunis dan segala organisasi yang terkait).

Pak tua menganjurkan teman saya itu, “Jika tidak ingin menjadi ‘teman’ Marx, mengundurkan diri dari partai komunis secara otomatis setelah tidak membayar iuran saja tidak cukup, jika hendak mengubah nasib ‘menemaniku di bawah’, harus paham dulu Karl Marx itu, dan secara total putus hubungan dengannya.”

Sejumlah staf tua sepertinya telah menyangkal Marx, maka arwahnya akan terbuang, menganggap menemui Marx setelah mati sebagai suatu kehormatan, mereka tidak tahu bahwa Marx menganggap kaum proletariat sebagai orang bodoh, dan menyebut karyanya sendiri sebagai kotoran.

Sebelum Engels terpengaruh oleh Marx, dalam bukunya ‘The Magyar Struggle’ menuliskan: “Karl Marx yang berpura-pura berjuang demi kaum proletariat, telah menyebut kaum tersebut sebagai ‘orang bodoh, begundal, dan bokong’.” Filsof Tiongkok kuno Zhuang Zi berkata: “Lama di dalam cangkang kerang, tidak akan tercium amisnya.” Maka betapa bodoh dan tercemarnya jika orang memuja buku ‘kotoran’ tersebut sebagai kitab berharga! Sepengetahuan saya, di antara para penulis terkenal, hanya Karl Marx satu-satunya penulis yang mengatakan bahwa karyanya itu adalah ‘kotoran’ dan ‘buku yang jorok.’ Ia sendiri merasa dan memang berniat memberikan karya yang kotor kepada pembacanya. Tidak heran para pengikutnya, seperti partai komunis di Rumania dan Mozambique, memaksa tahanannya memakan kotorannya sendiri.

»»  READMORE...

Diposting oleh Ghozi Faiz