Selasa, 06 Maret 2012

Kenali Istilah Dalam Lebel Makanan

Dengan beraneka ragam jenis makanan instant baik itu makanan berat maupun makanan ringan yang banyak di jual saat ini membuat kita harus berhati hati. Seperti susu, snack, mi instant, roti, biskuit, minuman ringan hingga coklat dengan sangat mudah kita temukan di supermarket ataupun toko toko kecil lainnya. Apalagi dengan sudah adanya era globalisasi yang membuat makanan impor dari berbagai negara juga ikut masuk meramaikan pasar makanan indonesia.




Memang tidak ada batasan untuk membeli dan mengkonsumsi makanan berkemasan. Hanya saja lebih di anjurkan untuk menekan kuantitas yang kita konsumsi tersebut. Dan sebagai konsumer, kita layak nya memamang harus lebih waspada. Terlebih untuk makanan impor, karena bisa jadi standarisasi makanan tersebut berbeda dengan makanan lokal yang biasa kita konsumsi.

Nah, karenanya kita harus teliti mengamati bahan apa saja yang terandung di dalam makanan kemasan yang akan kita konsumsi ini. Dengan begitu kita bisa mengetahui apakah makanan tersebut mengandung bahan berbahaya bagi tubuh atau tidak, memenuhi asupan kalori yang kita butuhkan atau tidak. Hal ini memang penting juga untuk di perhatikan selain harus melihat label halal yang menjadi hal paling penting untuk kita perhatikan pada kemasan makanan tersebut.

Pada setiap kemasan makanan yang di jual secara resmi, produsen akan mencantumkan istilah dan komposisi bahan yang terkandung di dalam makanan. Dan untuk sebagian orang tidak mengerti atau bahkan mengabaikannya.Berikut akan di jelaskan macam nya :
Ingredient List
Pada umumnya Ingredient list terletak di bagian belakang kemasan dan memuat daftar komposisi yang menjadi bahan pembuatan makanan tersebut. Dari daftar ini bahan bahan nya di urutkan mulai dari zat yang kandungannya paling banyak. Tapi, jika kita menemukan lemak, gula ataupun garam yang tercantum di awal daftar tersebut. Itu berarti makanan tersebut tidak banyak mengandung nutrisi.
Source of Diatery Fibre

Tulisan ini biasa ditemui pada roti tawar. Tapi jika Anda menemukan kata enriched, unbleached dan wheat flour itu menandakan roti tersebut terbuat dari tepung tidak berserat. Bukan berarti produk ini sepenuhnya terbuat dari serat alami. Namun kemungkinan besar hanya mengandung dua gram serat per sajian nya saja.
Low In Fat

Jika ada tulisan Low in Fat yang tercantum dalam kemasan ini artinya makanan mengandung kurang dari tiga gram lemak per sajian nya. Jadi banyak atau tidak nya lemak yang akan masuk ke tubuh tergantung dari jumlah yang anda konsumsi.
No Sugar Added

Tidak mengandung gula pasir. Namun untuk menciptakan rasa manis nya kemungkinan besar produsen menggunakan gula alami seperti selai buah buahan. Walaupun gula alami untuk penderita penyakit diabetes tetap saja harus mengurangi makanan yang berlabel ini.
Light
Berarti produk ini komposisi nya lebih ringan dalam soal warna rasa maupun tekstur nya. Namun, bisa saja jumlah kalori dan lemak nya lebih besar.
Cholesterol-free

Dari dua kata ini jelas kita bisa tahu bahwa makanan ini bebas lemak. Tapi jangan salah, walaupun Cholesterol free bukan berarti makanan yang akan kita beli ini benar benar tidak mengandung lemak atau rendah lemak. Bisa saja produsen menggunakan lemak nabati. Dan bisa diakui memang lemak nabati sangat baik untuk jantung. Tapi tetap saja mengandung 100% kalori lemak kan?


Calorie Reduced

Maksud nya adalah produk tersebut hanya mengandung setengah dari jumlah kalori produk reguler secara keseluruhan.

Diposkan oleh Ghozi Faiz on Selasa, 06 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar